š» Allah ajarkan doa perlindungan terakhir dalam QS. An-Nas. Karena musuh terbesar manusia adalah bisikan setan yang bersembunyi di dalam dada.
Dalam QS. An-Nas ayat 1-6, Allah berfirman:
"Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.'"
(QS. An-Nas: 1-6)
Lihat.
Allah ajarkan kamu untuk berlindung pada:
- Tuhan manusia (Rabb an-Nas) - yang menciptakan dan memelihara
- Raja manusia (Malik an-Nas) - yang berkuasa penuh
- Sembahan manusia (Ilah an-Nas) - satu-satunya yang berhak disembah
Dari apa?
"Dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi..."
Al-Waswas = bisikan halus yang tersembunyi.
Al-Khannas = yang bersembunyi saat nama Allah disebut.
Artinya?
Musuh terbesarmu bukan yang di luar.
Tapi yang di dalam.
Bisikan setan yang masuk ke dadamu.
Yang mengajakmu pada kejahatan.
Yang meragukan kebaikanmu.
Yang menggodamu untuk berbuat dosa.
Dan bisikan itu bisa dari jin...
Atau dari manusia yang jahat.
š» Kamu merasa gelisah karena ada bisikan yang terus mengganggumu. Padahal itu adalah waswas setan yang harus kamu lawan.
Coba renungkan...
Berapa kali ada bisikan yang mengajakmu untuk marah?
Berapa kali ada godaan yang mendorongmu untuk iri dan dengki?
Berapa kali ada suara yang meragukan niat baikmu?
Dan berapa kali...
Kamu melawannya dengan dzikir?
Kamu usir dengan menyebut nama Allah?
Kamu tolak dengan membaca An-Nas?
Rasulullah ļ·ŗ bersabda:
"Sesungguhnya setan itu meletakkan belalainya pada hati anak Adam. Jika ia ingat kepada Allah, maka setan pun menjauh. Dan jika ia lalai, maka setan pun menelan hatinya."
(HR. Ahmad)
Artinya?
Setan selalu ada di dekatmu.
Mengintai kelalaianmu.
Menunggu kamu lupa pada Allah.
Lalu dia masukkan bisikannya.
Tapi kalau kamu ingat Allah...
Dia akan lari.
Jadi senjata terkuat adalah...
Dzikir.
Menyebut nama Allah.
Membaca An-Nas.
š» Jangan kalah dengan bisikan setan. Karena kamu punya senjata yang lebih kuat: nama Allah.
Aku paham...
Kadang yang paling sulit bukan melawan musuh di luar.
Tapi melawan bisikan di dalam.
Kadang yang paling berat bukan menghadapi cobaan fisik.
Tapi melawan godaan batin.
Tapi dengar baik-baik...
Kamu tidak sendirian dalam pertempuran ini.
Allah sudah ajarkan caranya.
Dengan membaca An-Nas.
Dengan berlindung pada-Nya.
Dengan menyebut nama-Nya saat bisikan datang.
Dalam hadits qudsi, Allah berfirman:
"Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Dan Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Artinya?
Kalau kamu ingat Allah...
Dia bersama kamu.
Kalau kamu sebut nama-Nya...
Setan akan lari.
Jadi jangan pernah berhenti berdzikir.
š» Kembalilah pada perlindungan Allah. Di sanalah kamu aman dari semua bisikan jahat.
Pernahkah kamu berpikir...
Kenapa Allah sebutkan "dari (golongan) jin dan manusia"?
Karena bisikan jahat bisa datang dari:
- Jin (setan yang tidak terlihat)
- Manusia (yang membisikkan kejahatan, fitnah, provokasi)
Jadi kamu harus waspada dari keduanya.
Dari bisikan jin yang masuk ke hatimu.
Dan dari bisikan manusia jahat yang mempengaruhimu.
Caranya?
Berlindung pada Allah.
Dengan membaca An-Nas.
Setiap hari.
Setiap saat.
š» Jangan sia-siakan perlindungan ini. Baca An-Nas setiap kali bisikan jahat datang.
Hari ini...
Aku ingin kamu tahu satu hal penting:
Bisikan setan itu nyata.
Dan dia tidak akan pernah berhenti mengganggu.
Sampai kamu mati.
Jadi yang kamu butuhkan adalah...
Senjata untuk melawannya.
Dan senjata terkuat adalah:
- Dzikir kepada Allah
- Membaca An-Nas
- Menyebut nama Allah saat bisikan datang
Jadi mulai dari sekarang...
Biasakan membaca An-Nas.
Setiap pagi tiga kali.
Setiap petang tiga kali.
Setiap kali bisikan jahat datang.
š» Kembalilah pada kesadaran. Setiap bisikan buruk adalah ujian untuk kembali pada Allah.
Mungkin hari ini kamu masih sering tergoda.
Masih sering kalah dengan bisikan setan.
Masih sering lupa pada Allah.
Tapi dengar...
Mulai dari sekarang.
Lawan bisikan itu.
Dengan menyebut nama Allah.
Dengan membaca An-Nas.
Dengan yakin bahwa Allah melindungimu.
Dan setiap kali bisikan datang...
Katakan:
"A'uudzu billahi minasy syaithoonir rajiim"
(Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk)
Dan bacalah An-Nas.
š» Jangan lelah untuk terus melawan. Karena setiap kali kamu melawan bisikan setan, kamu semakin kuat.
Hari ini, Allah tidak memintamu tidak pernah digoda.
Dia tidak memintamu tidak pernah mendapat bisikan buruk.
Dia hanya memintamu... melawan.
Melawan dengan dzikir.
Melawan dengan doa.
Melawan dengan membaca An-Nas.
Karena setiap kali kamu melawan...
Kamu semakin kuat.
Setan semakin lemah.
Dan Allah semakin dekat.
š» Jangan sia-siakan doa terakhir ini. Karena An-Nas adalah penutup perlindungan yang sempurna.
Hari ini...
Ambil napas dalam-dalam.
Peluk dirimu yang sering tergoda.
Bisikkan pelan:
"Qul a'uudzu birabbin naas, malikin naas, ilaahin naas, min syarril waswaasil khannaas, alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas."
(Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan bisikan setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia.)
Lalu bangkit.
Mulai dari sekarang.
Berhenti kalah dengan bisikan setan.
Mulai lawan dengan dzikir.
Berhenti mengikuti godaan.
Mulai berlindung pada Allah.
Berhenti lalai dari nama Allah.
Mulai sebut nama-Nya setiap saat.
Karena Allah ajarkan...
Bahwa bisikan setan itu nyata.
Dan cara melawannya adalah...
Dengan berlindung pada-Nya.
Dengan membaca An-Nas.
Dengan menyebut nama-Nya.
Dan percayalah...
Setiap kali kamu sebut nama Allah...
Setan akan lari.
Setiap kali kamu baca An-Nas...
Bisikan jahat akan hilang.
Setiap kali kamu ingat Allah...
Hatimu akan tenang.
Jadi jangan pernah berhenti.
Teruslah berdzikir.
Teruslah membaca An-Nas.
Teruslah berlindung pada Allah.
Karena hanya Dia...
Yang bisa melindungimu sempurna.
Dari bisikan setan.
Yang bersembunyi di dadamu.
"Katakanlah: 'Aku berlindung kepada Tuhan manusia... dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.'"
(QS. An-Nas: 1, 4-5)
š "Setiap kali bisikan jahat datang, ingatlah Allah. Setiap kali godaan menghampiri, bacalah An-Nas. Karena setan akan lari... saat nama Allah disebut. Dan hatimu akan tenang... saat kamu berlindung pada-Nya."
Komentar
Posting Komentar